Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan

Install LinuxMint 11 Katya

Laptop jadul yang saya pakai sudah berkali-kali ganti operating system. Processornya Celeron, kapasitas harddisknya hanya 40GB saja. Walaupun sebegitu jadulnya, namun masih bisa digunakan dengan baik dan lancar, terutama untuk mendukung kegiatan belajar di SMKN 2 Surakarta Jurusan TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan).
Kali ini, menyusul rilis LinuxMint 11 Katya, laptop jadul saya juga saya ganti lagi operating system-nya. Yang saya lakukan adalah fresh install, bukan upgrade, sekaligus membenahi partisinya dimana dulu ada partisi tersendiri untuk meletakkan data-data saya, sekarang saya jadikan satu saja. Maklumlah, 40GB di jaman sekarang bukan kapasitas yang besar melainkan sangat kecil. Untuk persiapan install ini, semua data di laptop saya pindahkan dahulu ke komputer rumah yang kapasitas harddisknya jauh lebih besar. Karena kapasitas harddisk laptop saya hanya 40GB, pemindahan data tidak makan waktu lama.

Windows vs Linux

Beberapa bulan lalu, saya yang baru saja diterima di SMK Negeri 2 Surakarta dibelikan satu set komputer lengkap oleh Bapak saya dan Ibu saya. Komputer itu langsung saja saya install operating system yaitu Windows dan Linux. Saya mengunakan Windows karena saya merupakan seorang gamer sedangkan saya menggunakan Linux untuk kegiatan sehari-hari.

Install Tuxcut di linux Mint

Akhir-akhir ini saya sempat terkena serangan NetCut di sekolah, maklum, internetnya yang pake se-sekolah, jadi ada beberapa tangan-tangan jahil yang pake NetCut buat Nge-cut yang pake wireless di sekolah, biar nge-netnya tambah cepet katanya.
Karena saya sendiri yang pake linux, saya sempat bingung karena tidak tahu anti-NetCut buat linux, setelah tanya sama bapak, saya disuruh buat nginstall TuxCut. Katanya selain bisa buat nge-cut, TuxCut juga bisa buat mem-Protect dari serangan NetCut.

Step by Step Install LMDE : Linux Mint Debian Edition

Linux Mint Debian Edition (LMDE) sebetulnya sudah dirilis 9 September 2010 lalu, namun karena beberapa keterbatasan, baru bisa dicoba sekarang. Walaupun isinya kompatibel 100% dengan Debian (tidak dengan Ubuntu seperti rilis LinuxMint terdahulu), namun tampilan dan menu-menunya tetap berasa mint.
Berikut ini tampilan step-by-step instalasi Linux Mint Debian Edition:

Step by Step Install Ubuntu 10.10 untuk Pemula

Ubuntu 10.10 Maverick Meerkat telah hadir kemarin bertepatan dengan tanggal 10 bulan 10 tahun 2010. Saya telah mencobanya, dan ini skrinsut penginstalannya:

Direktori Baku pada Linux

Bagi yang sudah berstatus Linux Jagoan, mungkin hal-hal seperti ini tidak penting babar-blas… Namun bagi saya yang baru berstatus Linux Pemula maka hal ini cukup penting dan relevan serta urgent untuk diketahui. Berikut ini adalah standar direktori pada Linux :

Linux Mint keren yang Windowslook

Membuat tampilan Linux Mint (gnome) seperti Windows:

Klik kanan Mint Menu yang ada di panel di pojok kiri bawah:



> Preferences > hapus Button text > ganti Button icon dengan: